Orang Jahat Dapat Menjadi Presiden Bila Golput Dilakukan Secara Konsisten

Posted by Ganas003 on 16.55 in

Orang jahat menjadi presiden? Mungkin saja itu terjadi, Bung. Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md hal itu sanggup terjadi bila rakyat suatu negara melaksanakan golput atau tidak memakai hak suaranya untuk menentukan salah satu calon pasangan. Bukan isapan jembol atau hipotesa semu, Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat lantaran banyak rakyat di sana yang melaksanakan golput.


Sebanyak 231 juta orang warga AS yang memenuhi syarat untuk menawarkan bunyi dalam pemilu. Tetapi setengah diantaranya menentukan untuk golput dalam pilpres 2016 lalu, data yang dibeberkan oleh United States Election menyatakan setidaknya ada 131 juta orang yang tidak berpartisipasi. Kaprikornus tak salah bila Mahfud pun memberi peringatan, apalagi di tahun depan, Pilpres 2019 akan digelar.


“Kita menentukan bukan untuk menentukan yang manis betul. Tapi menghindari orang jahat untuk memimpin negara,” ujar Mahfud.


Pakar aturan tata negara menyerupai dirinya, melihat ada gerakan golput di Pemilu 2019 lantaran Mahfud tidak dipilih sebagai cawapres Jokowi. Namun, ia memastikan golput bukan jalan terbaik dan salah. Intinya golput akan memengaruhi hasil pemilu. Oleh alasannya itu, beliau mengajak semua masyarakat memakai hak pilih dengan sebaik-baiknya di Pilpres 2019.


“Saya sendiri juga akan memilih, sih,” pungkasnya.


Terdapat sekitar 231 juta orang warga AS yang memenuhi syarat untuk menawarkan bunyi mereka dalam pemilu. Namun berdasarkan United States Election setengah di antaranya menentukan untuk ‘golput’ dalam pilpres 2016 atau dengan kata lain hanya sekitar 131 juta orang yang berpartisipasi.