Di Arab Saudi, Toa Masjid Tak Boleh Bersuara Seenaknya

Mengeluhkan bunyi azan yang terlalu keras ternyata membawa peristiwa alam bagi Meiliana, ia harus menerima eksekusi 18 bulan penjara alasannya dianggap melaksanakan penodaan agama. Di balik soal volume bunyi azan yang jadi polemik, ternyata di beberapa negara muslim penggunaan pengeras bunyi masjid diatur secara khusus semoga tidak mengganggu ketertiban umum.


Arab Saudir contohnya, negara yang menjadi tonggak umat islam ini mempunyai peraturan perihal penggunaan pengeras bunyi masjid. Dilansir dari Arab News, masjid-masjid diperintahkan untuk mematikan pengeras bunyi atau toa eksternal yang ada di luar masjid dan hanya memakai speaker internal.


Pemakaian speaker eksternal di masjid pun hanya boleh dipakai dikala panggilan azan salat lima waktu, salat Jumat, dikala Idul Fitri dan Idul Adha, juga doa meminta hujan. Perintah soal penggunaan speaker eksternal dirilis oleh Kementrian Urusan Agama Islam di Saudi semenjak tahun 2015. Alat echo dan transmutation cutting dihentikan dipasang alasannya ada keluhan dari masjid-masjid sekitar ihwal bunyi yang terlalu keras dari speaker eksternal sejumlah masjid. Hingga bunyi yang terlalu keras dari banyak sekali masjid berbeda pada dikala bersamaan, dilaporkan sanggup memicu gangguan.


Untuk memastikan peraturan ini dilaksanakan di beberapa Masjid, Kementrian Urusan Agama Islam Saudi pun memerintahkan sejumlah pekerja lapangan untuk melaksanakan kunjungan secara rutin ke beberapa masjid, guna memastikan imam dan penceramah mematuhi hukum baru.


Honda Super Cub 125, Si Kecil Klasik Dengan Harga Berisik


Membawa aroma nostalgia ke kurun 70-an, sepertinya dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dengan memboyong Super Cub. Tak sanggup dipungkiri, pecinta Super Cub di Indonesia memang cukup banyak, yang sanggup dilihat dari berseliwerannya para pencari motor jenis ini di internet. Reinkarnasi ini dihadirkan lewat Super Cub C125 yang dirilis di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 lalu.


Namun, kisaran harga sepertinya menciptakan banyak pemburu Honda klasik ini berpikir kembali, Bung. Rp 55 juta jadi harga yang disematkan oleh AHM. Harga tinggi ini menciptakan angsa premium ini pun eksklusif menyandang gelar sebagai angsa termahal di Indonesia. Meski begitu, dibalik harga mahal yang ditaksir, ternyata Super Cub mempunyai banyak keunggulan dibanding pendahulunya yang dikenal dengan sapaan “Si Pitung” yang merupakan plesetan dari “pitung puluh”, yang diambil dari bahasa Jawa yang artinya tujuh puluh. Lantaran dulu populer dengan nama Honda C70.



Nostalgia Menjadi Efek Bahagia bagi Para Penikmat Roda Dua, menyerupai Halnya Kemunculan Super Cub di Indonesia


 sepertinya dilakukan oleh PT Astra Honda Motor  Honda Super Cub 125, Si Kecil Klasik dengan Harga Berisik


Mahalnya harga yang dibanderol untuk Honda Super Cub C125 mungkin sanggup dilihat dari sisi nostalgianya. Honda mulanya menghidupkan kembali angsa seri C ini di Jepang dalam jumlah yang tak banyak. Konsumen di Indonesia pun ‘ngiler’ untuk mempunyai roda dua ini, terutama bagi mereka yang fanatik dengan Si Pitung. Untuk harga yang hampir mendekati Rp 60 juta, fitur yang disematkan sangat modern dilengkapi dengan canggihnya teknologi. Membuat Super Cub ini masuk ke jajaran line-up premium Honda.


Tenaga Lebih Tinggi Dibanding Pendahulunya


 sepertinya dilakukan oleh PT Astra Honda Motor  Honda Super Cub 125, Si Kecil Klasik dengan Harga Berisik


Dapat dikatakan motor ini merupakan hasil ubahan dari pendahulunya. Tapi tak berarti dari sektor mesin masih mengadopsi motor yang lama. Super Cub C125 telah dijejali dengan teknologi SOHC yang berkubikasi 124,89 cc. Mesin ini diklaim sanggup menghasilkan tenaga 9,7 Ps di putaran 7.5000 rpm dengan torsi 9,79 Nm pada 5.000 rpm. Dari sini saja sudah terang terlihat bila motor yang dibanderol tinggi ini lebih bertenaga dari generasi perdananya.


Tampilan Boleh Retro, tapi Fitur Tidak Kuno


 sepertinya dilakukan oleh PT Astra Honda Motor  Honda Super Cub 125, Si Kecil Klasik dengan Harga Berisik


Ragam fitur yang terpasang di Super Cub sudah diadaptasi dengan kondisi yang modern di jaman sekarang. Meski tampilannya retro, tidak berarti fitur yang terpasang bakal kuno. Karena kesan retro yang tersemat hanyalah kemasan, sistem pencahayaan pun sudah full LED, baik pada lampu depan dan belakang, hingga lampu sein. Panel instrumen pun dirancang klasik, yang mengombinasikan tampilan digital dan analog sebagai sentra isu kondisi kendaraan.


Anak Kunci Sudah Useless, Sekarang Jamannya Keyless


 sepertinya dilakukan oleh PT Astra Honda Motor  Honda Super Cub 125, Si Kecil Klasik dengan Harga Berisik


Fitur yang berkembang di jaman kini ialah tanpa kunci atau keyless.  Jelas saja, ini pun sudah dilakukan oleh motor yang dikategorikan sebagai angsa premium. Tak ada lagi rasa repot memasukan anak kunci ke rumahnya untuk menciptakan Super Cub menyala, cukup dengan mengantongi remote kemudian putar knob dan tekan tombol starter. Tangan-tangan jail atau usil pun tak sanggup merusuh motor yang menggunakan keyless ini. Selain itu, bila Bung lupa posisi parkir, motor ini pun menyediakan Answer Back System yang memudahkan pencarian posisinya.


Dikirim dari Thailand Adalah Salah Satu Alasan Kenapa Honda Super Cub Mahal


 sepertinya dilakukan oleh PT Astra Honda Motor  Honda Super Cub 125, Si Kecil Klasik dengan Harga Berisik


Biaya pengiriman dari Thailand jadi alasan kenapa Honda Super Cub 125 mahal. Karena produk ini dikirim eksklusif dari sana,  dibanding produksi dalam negeri harganya pun sanggup lebih mahal lagi Bung. Tertarik? Kalau Bung tertarik ada beberapa tiga pilihan warna yang ditawarkan yakni pearl shining black, pearl niltava blue, dan pearl nebula red.


Sembilan Puluh Ribu Warganet Meminta Meiliana Tak Dipenjara Atas Kasusnya

Dukungan semoga Meiliana dibebaskan dari eksekusi 18 bulan penjara, mengalir deras di media sosial. Dukungan tiba dari sebuah petisi di change.org yang ditandatangani oleh 15.330 orang pada Kamis kemarin, pukul 17.30 WIB. Sekarang petisi ini telah ditandatangani 92.181, dan jumlah itu bakal terus bertambah.


Petisi ini ditujukan kepada Presiden Jokowi, Kementerian Agama, Mahkamah Agung, dan Dewan Masjid Indonesia. Anita Lukito yang menciptakan petisi ini menganggap bahwa 18 bulan penjara yang diberikan kepada Meiliana telah menghancurkan nilai toleransi di Indonesia.


Kasus yang bermula pada bulan Juli tahun 2016, ketika Meiliana mengeluhkan volum azan yang dianggap terlalu keras. Sehingga kasus pun bergulir sampai 21 Agustus di Pengadilan Negeri Medan dengan menjatuhkan vonis 18 bulan penjara alasannya ialah dinilai menistakan agama Islam.


Cinta Tak Pernah Memandang Kondisi, Menyerupai Tukang Ojek Yang Mengakibatkan Model Sebagai Istri

Kisah manis cinta yang berbeda profesi atau kasta, dipercayai hanya terjadi lewat penggambaran televisi dengan FTV. Kisah hansip sanggup meminang orang kaya, atau seorang supir yang memacari majikannya yaitu suatu proyeksi fana. Bung niscaya tak akan pernah percaya, bahwa ada orang sederhana sanggup mempunyai kekerabatan Istimewa dengan orang kaya, ‘kan? Lantaran pedoman setiap insan terkadang tak semulus dan seindah cinta, yang digembar-gemborkan sanggup menyatukan dua insan meskipun rupa dan kondisi tak memungkinkan.


Namun hal ini terjadi di Thailand, di mana ada seorang tukang ojek bernama Wutthichai Saeng-ngern yang berpacaran dengan model anggun berusia 22 tahun, Nutchanart Chaichan. Hubungan mereka yang sulit dipercaya banyak orang, mendadak viral di internet. Kisah cinta yang jadi dambaan ini nampaknya bakal menghidupkan kembali  gelora optimis setiap orang, bahwa terkadang cinta sanggup meluluhkan logika. Ternyata, dibalik budi yang semakin berpengaruh di periode sekarang, di mana bebet dan bobot jadi pertimbangan, kekuatan cinta masih sanggup menang.


Status Tak Memberikan Batasan bagi Kedua Pasangan


Kisah manis cinta yang berbeda profesi atau kasta Cinta Tak Pernah Memandang Kondisi, ibarat Tukang Ojek yang Menjadikan Model sebagai Istri


Era teknologi yang maju membawa kisah cinta tukang ojek dan model mendadak viral di media sosial. Nutchanart merangkai kata untuk menggambarkan kisah cinta mereka sempurna di Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2018. Status Facebook jadi wadah untuk menuangkan perasaan. Tak mentok di status untuk memperlihatkan cinta mereka, foto-foto kesehariannya pun memperlihatkan betapa mesranya mereka.



“Kenapa saya pilih laki-laki ini ?, Meskipun kami berbeda dalam segala hal, kesamaan kami yaitu cinta kami satu sama lain,” tulis Nutchanart dalam unggahannya dikutip dari Coconuts.co.


Pendapatan Tukang Ojek yang Pas-pasan Tidak Meruntuhkan Apa yang Nutchanart Rasakan


Kisah manis cinta yang berbeda profesi atau kasta Cinta Tak Pernah Memandang Kondisi, ibarat Tukang Ojek yang Menjadikan Model sebagai Istri


Laki-laki memang ditargetkan menjadi acuan membawa pundi-pundi uang untuk menghidupi keluarga. Tak beda dengan Indonesia, penghasilan tukang ojek tidak besar dibanding profesi model tentunya. Wutthichai hanya mempunyai pendapatan THB 500 atau sekitar 200 ribu per hari. Sekali antar penumpang, ia  mematok harga Rp 4.500. Nutchanart pun meminta untuk orang-orang di luar sana, yang tidak tahu kondisi mereka berdua untuk tidak berpikir atau berprasangka terlalu cepat tanpa tahu akan fakta.





“Tolong jangan berpikir kurang dari seorang laki-laki yang bekerja hanya untuk beberapa koin. Kami berdua sudah bekerja keras bersama-sama. Kami bekerja dengan semua yang kami miliki,” tulis Nutchanart.


Tulus Cinta Pasangan Ini Membuat Stasiun Televisi Thailand Mengundang Mereka guna Menginspirasi


Kisah manis cinta yang berbeda profesi atau kasta Cinta Tak Pernah Memandang Kondisi, ibarat Tukang Ojek yang Menjadikan Model sebagai Istri



Lewat siapa saja Bung sanggup belajar. Tak melulu dari orang sukses, dari orang sekitar pun tak menutup kemungkinan. Tulusnya cinta pasangan yang viral di media umum buat stasiun televisi di Thailand menaruh perhatian kepadanya. Guna menceritakan tentang bagaimana awal mula kisah percintaan yang sulit dibayangkan oleh banyak orang. Siapa tahu, sanggup membawa aroma kebahagiaan untuk pasangan-pasangan di luar sana.



Manisnya Diperlihatkan, Sedangkan Pahit Disimpan


Kisah manis cinta yang berbeda profesi atau kasta Cinta Tak Pernah Memandang Kondisi, ibarat Tukang Ojek yang Menjadikan Model sebagai Istri


Pasti anggapan bahwa Wuttthichai yaitu lelaki beruntung yang tiba-tiba mendapat model anggun dan kaya, yaitu pedoman setiap orang ketika menyimak kisah cinta mereka. Namun, manis yang diperlihatkan kini yaitu proses. Pahit yang dialami pasangan ini sudah dialami jauh sebelum ini.


Menjalin asmara semenjak tahun 2013, pasangan ini menentukan ibu kota sebagai pengaduan nasib. Di Bangkok, mereka sempat melalui banyak profesi ibarat kerja di toko baju dan sepatu. Tapi bisnis toko tersebut tak berlangsung mulus, sehingga mereka banting stir guna menghidupi diri. Wutthichai sebagai tukang ojek dan Nutchanart mendapat usulan sebagai model






“Saya sama sekali tidak malu, ia (Wutthichai) melaksanakan hal yang baik, melaksanakan pekerjaan yang jujur,” kata Nutchanart dalam Amarin TV via laman yang sama.






Pernikahan Kaprikornus Tujuan Selanjutnya Pasangan Ini


Kisah manis cinta yang berbeda profesi atau kasta Cinta Tak Pernah Memandang Kondisi, ibarat Tukang Ojek yang Menjadikan Model sebagai Istri


Hasil jerih payah yang dilakukan ketika banting tulang, menyisipkan penghasilan menjadi tabungan. Mereka berdua sudah semenjak usang menabung bersama-bersama. Pernikahan bakal dilangsungkan dalam waktu dekat, untuk menjadi pengukuh usaha cinta tukang ojek dan model dalam menghadapi dunia bersama.