Hai Bung, Jangan Mau Dianggap Jadi Makhluk Yang Simpel Main Hati

Posted by Ganas003 on 16.55 in

Justifikasi terhadap pria sebagai tukang selingkuh, sudah menjadi labeling yang sulit untuk dipisah. Nona-nona diluar sana yang menjalin relasi dengan kalian, belum tentu merasa kalian kondusif sebagai pasangan. Toh buktinya, si nona masih suka cek gawai setiap kencan hingga meminta password media sosial. Itu berarti, si nona tak sepenuhnya percaya dengan Bung untuk urusan kesetiaan.


Namun, apakah Bung tak bosan selalu mendapat persepsi yang bukan-bukan? Memang sih, kita sendiri terkadang nakal untuk melirik sana sini. Tetapi itu tak berarti kita ingin main hati, oke ‘kan, Bung? Untuk itu ada beberapa cara untuk Bung-bung sekalian semoga tetap menjadi yang paling setia. Urusan kesetiaan bekerjsama tidak harus dari pasangan, namun apa Bung perjuangkan dan tanamkan dalam diri, itu menjadi sebuah kunci.


Jangan Suka Membandingkan Si Nona dengan yang Lain


 sudah menjadi labeling yang sulit untuk dipisah Hai Bung, Jangan Mau Dianggap Kaprikornus Makhluk yang Gampang Main Hati


Rumput tetangga memang selalu lebih hijau, ialah ungkapan yang sempurna kenapa seseorang tak boleh membanding-bandingkan dengan orang lain. Karena sisi unggul orang lain terasa mendominasi dibanding dengan pasangan sendiri. Bermula dari kerap membandingkan, bakal timbul impian untuk mengenal nona tersebut lebih bersahabat ketimbang pasangan. Kaprikornus hindarkan pikiran untuk membandingkan pasangan dengan orang lain.


Akomodir Emosi, Jangan Sampai Gampang Terpikat Karena Hubungan Tak Lagi Erat


 sudah menjadi labeling yang sulit untuk dipisah Hai Bung, Jangan Mau Dianggap Kaprikornus Makhluk yang Gampang Main Hati


Perasaan seorang pria bekerjsama ringkih, apalagi ketika ikatan dengan pasangan mulai berjalan hambar. Polemik ini terjadi apabila Bung dengan pasangan sudah menjalani relasi dalam kurun waktu yang lama. Menginjak usia pacaran 2 hingga 3 tahun niscaya ada rasa bosan, mulai dari dialog yang mulai tak menarik, perhatian yang diberikan cenderung klise hingga kencan pun tak lagi berkesan hanya ibarat sebuah formalitas pertemuan sebagai pasangan.


Untuk itu, Bung harus mempunyai tujuan untuk apa Bung dan si nona berpasangan, jikalau tujuannya hingga ke jenjang yang serius, rasa-rasa ibarat itu niscaya bakal Bung sikapi dengan biasa saja. Tetapi jikalau Bung menitikberatkan hal tersebut sebagai hal yang perlu diurus, rasa ingin mencari orang lain niscaya sangat besar


Selalu Berpikir jikalau Pasangan Bung Sekarang Adalah yang Terbaik dari Semua Nona


 sudah menjadi labeling yang sulit untuk dipisah Hai Bung, Jangan Mau Dianggap Kaprikornus Makhluk yang Gampang Main Hati


Plato dan Aristoteles pernah membicarakan soal cinta sejati ibarat apa. Plato pun menyuruh Aristoteles untuk berjalan menyusuri taman dan memetik bunga yang terindah. Alhasil Aristoteles ingin memetik semua bunga yang ada, dan di situlah Plato berkata, “Itulah cinta sejati, semakin kamu mencari terbaik semakin kamu tidak menemukannya.”


Hal ini sama saja dengan Bung yang kerap melirik nona-nona lain, ketika Bung melepas pasangan demi mendapat nona yang lain, sanggup dipastikan Bung akan menyesal. Karena beliau yang telah bertahan sekian lama, ialah yang terbaik dan sudah mengetahui wacana dirimu seutuhnya.


Ingatlah, Bahwa Laki-laki Dewasa Bisa Menjaga Komitmennya


 sudah menjadi labeling yang sulit untuk dipisah Hai Bung, Jangan Mau Dianggap Kaprikornus Makhluk yang Gampang Main Hati


Ketika Bung di kantor,dan bertemu dengan rekan kerja yang baik dan menarik. Kedekatan Bung dengan beliau pun semakin unik, bermula dari kerjaan mulai berlanjut ke makan siang hingga nonton bareng dengan rekan-rekan kerja sekalian. Meskipun beramai-ramai, tapi ada secuil momen yang kalian bentuk berdua. Daripada mengarah ke sisi yang sanggup memicu pertengkaran dengan pasangan, sebaiknya Bung hindari kontak berdua secara intens. Meskipun sobat kerja, tetap ada batasan yang harus Bung jaga. Kalau Bung meremehkankan hal-hal ibarat ini, godaan untuk menduakan dipastikan akan sangat erat.


Usia Tak Lagi Remaja, Selingkuh Hanyalah Sebuah Permainan yang Tak Ada Habisnya


 sudah menjadi labeling yang sulit untuk dipisah Hai Bung, Jangan Mau Dianggap Kaprikornus Makhluk yang Gampang Main Hati


Usia masih labil, sehingga untuk memilih mana hal yang salah dan benar masih berada diambang batas nalar. Tetapi usia Bung telah dewasa, tentunya mendapat label tukang menduakan ialah hal yang tidak pantas dan tidak mengenakkan. Apalagi jikalau didengar oleh orang lain, ‘kan?


Untuk itu bersikaplah dengan penuh perhitungan dalam memilih langkah ke depan. Jangan mengikuti nafsu untuk berbuat seenaknya, hingga Bung kerap mempermainkan perasaan nona. Karena pria sejatinya harus menjaga perempuan, bukan menciptakan hatinya berantakan.