Program Ok Oce Yang Sedang Tidak Ok

Posted by Ganas003 on 16.55 in

Sebelum beranjak naik menjadi calon wakil presiden di Pemilu 2019 bersama Prabowo Subianto, Sandiaga Uno selalu menyuarakan kegiatan kampanye anyar yang dibuatnya yakni OK OCE. Program tersebut dari kacamata Sandiaga dirasa sanggup menjaring pengusaha kecil. Secara struktur OK OCE Mart yang merupakan pecahan dari kegiatan ini akan terintegrasi dengan para pelaku perjuangan mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


“OK OCE Mart yaitu pecahan dari integrasi kolaborasi dengan toko-toko kecil dan para UMKM,” ujar Sandiaga seusai debat Pilkada DKI di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Rabu (12/4/2017)


OK OCE sendiri yaitu akronim dari One Kecamatan One Center of Entrepreneurship, salah satu kegiatan besar lengan berkuasa yang digalang pada masa kampanye guna menyejahterakan masyarakat kecil dengan membangun struktur ekonominya sendiri. Setelah tak lagi menjadi Wakil Gubernur DKI, bagaimana nasib dari kegiatan besar lengan berkuasa yang digalang Sandiaga Uno ini?


Fakta di lapangan OK OCE Mart ada yang tutup, Sandiaga pun tak menampik dengan munculnya OK OCE Mart yang ditutup tersebut. Menurutnya hal ini dikarenakan omset yang turun.


“Ada OK OCE Mart yang sanggup terus berjalan, ada yang harus ditutup sebab omsetnya turun secara drastis dan pengelolaannya belum sanggup menghadirkan satu terobosan untuk omset mereka,” ucap Sandiaga.


Sandiaga pun menjelaskan jika kegiatan anyarnya tersebut tidak dipakai untuk menawarkan modal. Pemodalan bagi penerima OK OCE akan dikerjasamakan dengan forum keuangan terakait. Karena dari awal Pemprov DKI hanya menawarkan fasilitas.


“Kita akan memfasilitasi (permodalan) dengan bekerja sama dengan forum pembiayaan, perbankan, forum keuangan mikro, forum keuangan syariah, yang memang berkompetensi untuk menawarkan proteksi permodalan,” terang Sandiaga dikutip dari detik.


Penutupan beberapa OK OCE Mart dikatakan Sandi sebagai siklus yang masuk akal kala berbisnis. Ada yang untung, ada yang rugi. Ada yang jalan terus, ada yang gulung tikar. Dan di sisi lain, ia tetap berupaya biar kegiatan tersebut berjalan baik.